Showing posts with label teman. Show all posts
Showing posts with label teman. Show all posts

Wednesday, April 28, 2010

Garagaragaragaragara kkkkaaaammmu



Arggghhh gara-gara kalian berdua, Inspirasi ku hilang

Gara-gara kalian berdua, jadi gak bisa nulis panjang

Gara-gara kalian berdua, otak rasanya cuma singkat nangkepnya

Gara-gara kalian berdua, pikiran cuma melayang arahnya

Hufftttt !!!

Wednesday, April 22, 2009

Best friend

Best friend...
Saya masih bingung mendeskripisikan makna ini..

Apakah sahabat yang mulai dari kecil hingga kini juga masih tetap menyandang "best"
Apakah diantara beribu-ribu teman itu, hanya boleh satu saja yang dianggap sahabat terbaik..
Ataukah yang mana ??

Bagi saya yang tidak termasuk kategori memiliki ribuan teman ini (bahkan dalam jejaring maya juga), mungkin hanya segelintir orang yang saya masih anggap tepat menyandang gelar itu. Meskipun harus dibagi dalam beberapa masa tentunya.

Ada orang-orang, yang bukan sanak-keluarga, ataupun punya hubungan saudara,bahkan kita tidak tahu dari mana mereka datangnya. Tiba-tiba saja mereka hadir bagai "menyelamatkan" cerita hidup kita. Memberi warna dalam beberapa "adegan" usia kita, dan memberikan inspirasi yang mungkin sampai sekarang juga masih terngiang saja di benak.

Pun harus kita akui, sedekat-dekatnya kita dengan sahabat terbaik itu, kalau toh akhirnya harus dipisahkan jarak, rasa itu akan kian lama terasa berbeda. Berubah, bahkan tak salah jika akhirnya memudar. Seperti foto dalam album kenangan terbaik saya, bersama mereka.

Di masa kanak-kanak, saya punya sahabat, yang saya anggap terbaik. Tentunya di masa itu.
Di masa-masa SD pun, saya juga memilikinya. Culun.
Di masa-masa SMP, saya masih ingat betapa kompaknya dia, dengan pendirian saya.
Di masa-masa SMA, betapa hebatnya sahabat saya itu, selalu ada saat saya butuhkan.
Di masa-masa kuliah, beberapa diantaranya benar-benar memberikan perhatian lebihnya.

Di masa-masa kerja, di radio pertama saya, betapa banyak yang mem-back up saya.
Bahkan sampai saat ini...
Ada saja orang-orang yang saya rasa "dihadirkan" Nya, untuk membantu kehidupan dan cerita hidup saya.

Bukannya men-dramatisir.
Saya ingat-ingat saja, mereka selalu menemani, dan berada di samping saya.
Meski saya dalam keadaan tersulit pun.
Tidak menceramahi saya, melainkan mendengarkan saya dulu (meski akhirnya juga diceramahi).
Selalu paham kondisi saya....bla...bla...bla...

Tapi yang saya tak habis pikir, "durasi" mereka untuk hadir menemani hidup saya sangat tidak kompromi sekali. Inginnya saya, selalu di back-up mereka. Bahkan angan-angan bodoh ini, andaikan besok jadi Mentri, pasti mereka jadi tim sukses saya :)

Beberapa teman terbaik saya itu, kadang meninggalkan saya, disaat kondisi ini masih belum siap menerima. Masih butuh bimbingan, masih butuh ungkapan yang jujur dan dukungan moril (sampai bahkan dukungan materiil), dan banyak bentuk dukungan lainnya.

Kini, ada lagi teman saya, yang harus melangkahkan kakinya untuk memenuhi harapan-harapan terbesarnya. Bahkan saya ingat betul, harapan dan impian besar mereka, turut pula mempengaruhi dan meng inspirasi hidup saya.

Saya hanya ingin mengucapkan terima kasih pada orang-orang itu. Meski tidak saya sebutkan, saya tahu mereka merasa.
Pernah menjadi bagian terbaik dalam kehidupan saya.
Pernah memberikan makna terbesar dalam perjalanan karir, dan keluarga saya.
Pernah menjadikan semua angan-impian itu smeakin dekat, untuk saya raih.

Terimakasih, sekali lagi terimakasih.


Ps: Good luck for my newest best-friend ever !!
Let's strike out & Win !!!

Friday, December 26, 2008

Meaningfull ; If I were a boy

If I were a boy
Even just for a day
I’d roll out of bed in the morning
And throw on what I wanted and go
Drink beer with the guys
And chase after girls
I’d kick it with who I wanted
And I’d never get confronted for it
Because they’d stick up for me

If I were a boy
I think I could understand
How it feels to love a girl
I swear I’d be a better man
I’d listen to her
Cause I know how it hurts
When you lose the one you wanted
Cause he’s taken you for granted
And everything you had got destroyed

If I were a boy
I would turn off my phone
Tell everyone its broken
So they think
that I was sleeping alone
I’d put myself first
And make the rules as I go
Cause I know that she’d be faithful
Waiting for me to come home

If I were a boy
I think I could understand
How it feels to love a girl
I swear I’d be a better man
I’d listen to her
Cause I know how it hurts
When you lose the one you wanted (wanted)
Cause he’s taken you for granted (granted)
And everything you had got destroyed

It’s a little too late for you to come back
Say its just a mistake
Think I forgive you like that
If you thought I would wait for you
You thought wrong

But you're just a boy
You don’t understand (yea you don’t understand)
How it feels to love a girl
Someday you’ll wish you were a better man
You don’t listen to her
You don’t care how it hurts
Until you lose the one you wanted
Cause you've taken her for granted
And everything you had got destroyed
But you're just a boy…


Well, i have no time to post it last month.. coz of "cruel-hard-work-activity". My wife so addicted with this smash single. I've been crazy of it..And I've been asking so many friends about this rocka-fella goodie a.k.a B Y C. And this is their answer/opinion ;

well.
where can i start
this song is pretty dumb!
it is meaningful but who would want to be a boy like seriously!? (Fransiscca)

this song smells. why do you think most of boys have not fellings? this song is only talking about 10% of boys. if you don't understand that, you are too egoist to think about another person (like the boy descrived in the song) (Dewiq)

It's a great song, i think a lot of girls can relate to this song because sometimes it would be good to just.. be ourselves without having to worry what anyone thinks about, and without having to live up to standards (Jefrri a.k.a. Jupri item)

I like this song - and yes, it does make me think "yeah, I screwed up some time ago", and it is actually a relief hearing something that says "that's true, you did, feel what you gotta feel, do what you gotta do, and move on and be a better man". (Tommy)

There is nothing to actually hate about this song, it is honest and though it is somewhat one-sided, that's what it is to really hear someone out from the other side of your own perception of your own world where you think you knew everything and never thought you were wrong. (Melinda a.ka. Sweety Mommy)



ps: click the picture, to watch videoclip

Wednesday, September 10, 2008

Tukang ngeluh #1 = cuma OMDO

Dulu, di tempat kerja saya yang lama, ada kawan yang sukanya cerita tentang kehidupannya yang un-perfect menurutnya. Gaji pas-pasan lah, tanggungjawab berlebih-lah, jam kerja mencekik leher lah, dan suka dikatain Boss lah...wah kumplit pokoknya.

Dengan gaya dan emosi yang meluap-luap seperti lakon sinetron nomor wahid, dia selalu berbagi cerita dengan saya. Di ruangan saya, merepet ke meja kerja saya, di sela-sela makan siang saya, dan bahkan kadang disela-sela saya jeda On air. Katanya sudah gak tahan, ingin berhenti. Sesekali mengajak dan menawari, apakah saya juga tidak merasakan hal yang sama dengannya. Hmmm...tertarik juga sih, dengan namanya perubahan (ke yang lebih baik tentunya).

Hingga suatu waktu...batas di dalam diri saya sudah memuncak. Ternyata, saya bagaikan menggenggam api dalam sekam (ehh, bener ya istilahnya? ). Sumpah, saya merasa pikiran saya tidak menyatu lagi. Saya merasa bagaikan burung, berada dalam sangkar yang kekecilan. Kalau toh, masih sulit bagi saya terbang bebas di langit lepas, pikir saya tidak apa-apa juga kok, andai kembali mendapatkan sangkar. Asal yang lebih luas. hal itu saya yakini bagian dari proses, untuk saya bisa mendapatkan 'alam bebas' nantinya.


Tiba saya sampaikan 'lagu perpisahan' untuk semua, termasuk teman saya itu. Loh, responnya kok tidak sesuai harapan saya. Mana 'empati'nya ? mana juga luapan keinginan besarnya untuk 'mengikuti' jejak saya? Mana semangatnya untuk mendapatkan hal lain sesuai dengan janji manisnya dan petisi-petisi pedasnya waktu itu ?
Hitungan Minggu berganti bulan, dan bahkan disusul hitungan bulan berganti tahun.
Ya ampun, ternyata teman saya itu masih 'mendekam' di dalam sana. Tempat yang sudah saya tinggalkan ratusan hari lalu. Parahnya, teman saya masih mengeluh hal yang SAMA

Well, saya ingin lemparin kulit duren dan beling kaca ke mulutnya. Jadi geregetan nerima curhatan yang gak penting darinya sampai saat ini. Lha dari kemarin dia kemana aja, betapa BODOHNYA tanpa dibarengi usaha untuk mendapatkan sesuatu yang selalu diinginkannya. Hmm, andai dia tahu, padahal justru disaat kita merasa terpojok, terjepit dan putus asa, kadang ada 'kekuatan' yang benar-benar membantu kita. MELAWAN keputusasaan itu dan semakin MELAJU kencang....

Hmm, sudahlah...saya jadi empet dan eneg bahasnya. Kalau ingin perubahan, ya ayo maju, cari dan jalani proses baru menuju perubahan itu. Jangan asal bunyi saja, jangan hanya OMDO omong doang saja, jangan ngeluh saja..bukti bukti bukti...buktikan. Karena hakekatnya, perubahan pada kehidupan kita, hanya akan terjadi atas usaha kita. Kalau anda sudah 'mengakar' di tempat yang sama selama lebih dari 3 tahun dan merasa kecewa, truss hanya mengeluh saja ? ya ampun, betapa bodohnya anda.

Dan saya? apakah yakin dengan langkah ini?
Ada hal-hal yang kadang tak bisa kita terjemahkan. Namanya keyakinan.
Di luar sana ada keyakinan, meraih suatu harapan baru, untuk mewujudkan impian
Saya yakin itu...

Saturday, July 26, 2008

Mengundurkan diri ??!!!

Temans, mengundurkan diri dari jabatan dan pekerjaan di perusahaan, merupakan judul yang amat sangat menegangkan. Berat? pasti. Ada alasan kuat? itu juga pasti. Tapi kalau toh memang sudah menjadi keputusan bulat, hendaknya tekad kuat itu tidak terpatahkan dengan keraguan. Pokoknya harus lanjut terus menghadapai, what next challange yang masih membentang di depan kita....(halah)
Bicara soal alasan mengundurkan diri, pastilah menjadi hal pribadi masing-masing dan bahkan rahasia. Hehehe, yang paling umum dan wajar diantaranya:
- karena alasan gaji kurang cocok
- karena tekanan pekerjaan / atasan / rekan kerja yang berlebihan
- karena alasan mendapatkan tawaran di tempat lain yang lebih baik
- dsb.

Tapiiii, ternyata sesudah melakukan survey kecil-kecilan dengan gaya AC-Nielsen, hehe saya dapatkan jawaban-jawaban diluar nalar, yang ternyata juga bisa menjadi alasan mengundurkan diri dari pekerjaan. Sorry, atas nama pertemanan, nama saya samarkan ^*^
1. Mengundurkan diri karena sopir angkot, kok bisa ?
Teman saya Dani, lumayan cantik dan bodynya sexy juga. Kerja jadi SPG di Mall ternama, dan sudah terjamin bonus dan tunjangan. Waktu Saya tanya kenapa mau pindah kerja, ternyata Dani sering digodain sopir angkot yang sering dinaikinya dari rumah sampai tempat kerja. Jadi demi alasan menghindari sopir angkot itu, dia cari kerjaan lain..hohohoho
2. Mengundurkan diri karena rokok, kok bisa ?
Sinta, rasanya sudah gak betah dengan pekerjaannya di media cetak mentereng Surabaya. Di jam makan siang, merasa terjajah dan teraniaya, karena asap rokok membumbung tinggi, memenuhi ruang makan dan membuatnya terganggu. Apa karena jantung bisa sesak? Ah gak juga, ternyata Sinta gak mau rambut + bajunya bau asap rokok. karena bikin mual kalau asap rokok itu nempel di tubuhnya ...weleh-weleh
3. Mengundurkan diri karena film / sinetron, kok bisa ?
Yang ini bikin saya gregetan. Rina stop dari kerjaannya, karena selalu mendapat shift sore sampai malam. Waktu saya tanya, tenryata sudah gak betah karena alasan BAIM. Yak, anda benar. BAIM..si BAIM itu lo, yang lucu, masih kecil-balita jadi bintang sinetron Cinta SMA di RCTI....ampun dah..
4. Mengundurkan diri karena Boss ganteng, kok bisa ?
Iya, teman saya Dewiq. Sekretaris perusahaan vendor telekomunikasi kenamaan, cabang Surabaya. Berhubung Bos-nya guanteeeeenggg banget (katanya), dan sayangnya sudah ber-anak-istri, akhirnya Dewiq mengundurkan diri demi alasan mengembarakan cinta yang tak kesampaian, karena takut kebablasan, hahaha GAK KUAT NAHAN BEIIII-RAAAHHH-HEEEII ...halah...sinetron sekali.
5. Mengundurkan diri karena toilet, kok bisa ?
Mas Pram (sekali lagi saya tegaskan nama samaran, hehe) kerja di body-builder-gym terkenal di Mall pusat kota Surabaya. Perawakannya tinggi-tegap-macho bin bikin cewek cenut-cenut kalo liat. Termasuk juga cowok yang 'beda', kalo pas ngeliat sekujur tubuhnya. Nah, dua Mingguan terakhir sibuk cari lowongan kerja di koran. Ternyata, di tempatnya kerja meskipun toilet dua gender sudah dipisahkan, Male & Female, tapi masalahnya, sesudah beres kerjaan, waktu mandi ato sauna, Mas Pram bilang sering 'diintipin' plus 'disenggol-senggol' sama pelanggan Gym yang ber-gender sama dengan dia...Wakakakak, Apes nian kau mas Pram..?

Demikian sekelumit hasil in-ves-ti-gasi saya..btw, tentunya kejadian mereka tidak secara bersamaan.
Hehe, maaf temans, bagi yang merasa saya interview dengan keji kemarin-kemarin. Beberapa nama diatas hanya sample saja, bahwa pilihan mengundurkan diri selama ini bukan hanya karena gaji semata kok. Ternyata banyak hal bisa jadi alasan....

Lalu, alasan mu ?

Saturday, July 19, 2008

I am failed

Saya gagal..
gagal melawan diri sendiri bernamakan M.A.L.A.S.

eit..eit..

Ini malasnya beda. Malas yang gak bikin efek sengsara.
Paling-paling cuma sedikit di cela. Hahaha
ceritanya, saya menjadi orang paling 'Pluto' banget dalam dunia baca-membaca novel. Alias terbelakang, but not mentally tapi secara 'passion' dalam hal membaca novel. Kalau 30 halaman pertama membuat saya ingin membuka halaman 31 atau selanjutnya, saya jamin, itulah saat saya pasti benar-benar jatuh cinta pada ceritanya.

Bulan Juni lalu, tepatnya tanggal 17. Meskipun gak gengsi atau malu dicap LAMBAAATTT. akhirnya saya beranikan pinjam buku yang kata orang “mengegerkan dunia per-novelan”.
Saya pinjam novel LASKAR P
ELANGI karangan Andrea Hirata, di perpus kantor. mbak Novri sang pawang perpus memberi deadline sampai 24 Juni. DEAL. Waktu itu saya niatin dengan peluh segede-gede jagung, membulatkan tekad untuk meluangkan banyak waktu demi membacanya.

Sejam-dua jam..breakk..”entar an lagi ahh”
sehari-dua hari ..stopp “Agak sibuk, besok lagi ahh”
seminggu berlalu “ Yahhhhh, saya masih belum khatam semua halaman novel tentang Lintang dkk ini".

SIAL ..ternyata sampai detik ini, dan tulisan di blog ini muncul. Saya belum berhasil tamat baca novel laskar pelangi. Hiks, rasanya saya masih harus belajar banyak, sabar + meluangkan waktu + konsentrasi, supaya bisa tuntas bacanya. Hehe sambil berdoa, semoga Uni sang penjaga library, menginjinkan saya terus memperpanjang ..memperpanjang ..dan memperpanjang.

Friday, June 20, 2008

Women in another planet (out of Indonesia..I Mean)

Mendengar ibu yang satu ini berceloteh medok aksen East Java-an, (atau Suruboyoan tepatnya) membuat pikiran alam liar Saya membayangkan sosok yang...;
Independent woman
 Cablak, blak-blak an dan supel
 Ramah dan nice welcome person dah..
 Ohya satu lagi, dalam bayangan saya..rambutnya model laki, manol dan tomboi. Preman habis ah..hehehe
Sosok itu bernama Emi, atau lebih senang dipanggil Mbokk Emi supaya lebih 'persaudaraan' katanya. Tinggal di Texas Amerika Serikat, dengan suami bule bernama Jeffri and
she called him hubby.. seperti kata Ibu Kartini, Hubby gelap terbilat terang (*gubrakkk). si Mbok malah asyik panggil kang Jupri (wakakakakakk) dan sudah menghasilkan 2 jagoan bernamakan Dimas dan Noah.

Wah, gambaran saya semakin salah besar, waktu tahu keahlian utamanya; M-E-M-A-S-A-K.
Bahkan dirumah online -nya, secara terperinci – urut dan detil semua dijelaskannya. Pokoknya para Chef hotel-hotel berbintang harus hati-hati atas kelihaiannya memanfaatkan kemampuan tangan dalam memasak dan kemampuan tangan mengetik keyboard QWERTY untuk upload info-info seputar 'uji coba' dapur terkini dan juga cerita soal keluarganya. So sweet ;) Bukan hanya pekerjaan yang girly aja. Tapi kerjaan bengkel pun juga sanggup ditangani, seperti membenarkan remote, betulin lampu, sampai vacuum cleaner-pun semua beres oleh tangan cekatannya. Kata mbokk EMI, ditengah keterbatasan dan kepepet (karena gak bisa terus-terusan nunggu suami) semua bisa dihadapi. Weissss....dahsyattt

Ibu Emi menurut kacamata saya, sosok perempuan era Millenium ini. Benar-benar mampu berjuang di negeri orang, dan memberikan banyak cinta kasih untuk keluarganya. Mengalahkan besarnya rasa rindu kampung halamannya di Surabaya, demi mengemban tugas menjadi seorang sosok Istri yang mengikuti kemanapun langkah suami, dan sosok Ibu yang bersahaja bagi kedua putranya. Setiap hari mengaku selalu on-line di radio saya, demi mendengarkan kabar dan sedikit menghapus rasa rindu aroma 'Suroboyoan'. Dan Mbokk EMI tetap selalu rendah diri dan humble, menutup pembicaraan di telpon dengan ucapan “Minta maaf kalau ada salah dan kekurangan”, satu hal yang tidak terlintas dalam benak saya....

Posting-an ini didedikasikan buat bu EMI, yang sedang ulang tahun 19 Juni lalu. Congrats..
salam kekeluargaan..dari Surabaya – Indonesia ..untuk semua yang di Texas America

Sunday, June 15, 2008

Female Forum @ Empire Palace

Jauh-jauh hari, saya dan seorang wanita pecinta “berat-abis-gila” Andy F. Noya, janjian untuk mengosongkan jadwal tanggal 13 Juni. Ternyata ada lanjutan acara di Mariott dulu, dan kali ini diadakan di Empire Palace .. the luxurious hall ever I see at Surabaya. Acara Female Forum – Market Yourself – Personal Branding Strategy. Awalnya janjian barengan, karena takut saling tunggu akhirnya janjian ketemu di venue saja. Saya ternyata datang lebih awal daripada Ibu satu ini. Acara mulai pukul 09.00 – 15.00, Nara sumber dalam sesi pertama; Bapak Handito Hadi Juwono - President Arrbey Indonesia, Ibu Henny Sutanto - Brand Director HM Sampoerna, dan Ibu Amelia E. Maulana – Head Scholl of marketing Binus Business School dan tentunya Andy F. Noya sang ‘KICK ANDY’ sebagai moderator plus narasumber juga rasanya (akhirnya).

Sebelumnya, saya agak risih datang ke acara ini, karena bertajuk FEMALE FORUM plus di endorse produk pembalap eh..pembalut wanita pula. Tapi berhubung niat pengen ketemuan dengan pak Handito yang sudah janjian sebelumnya, akhirnya saya hancurkan rasa malu itu. Ehh, ternyata pas register di pintu masuk..banyak cowoknya juga :) Lalu saya diantar panitia bertemu khusus dengan pak Handy, kenalan dan bla…bla…bla
Selang 20 menit acara berlangsung, gemes Ibu ini belum dateng juga. Telp-telp, ehh dia bilang sudah di dalam hall. “Lah..dimana yak ?” Wah, ternyata ada di belakang table saya, saling bingung. Wah..bego dah. Lanjut, akhirnya pindah table biar bisa nge-grup sendiri…cas cis cusss..bla ..bla..bla… starting rumpi everything. Ternyata mengantisipasi kekeliruan (baca:kebodohan) saya, dia sampai back up bawa kamera+recorder , plus batere juga. Biar gak kayak dulu  hiksssss .

Ohya, selama acara mata kami juga masih sering terkagum-kagum dengan dekorasi hall yang benar-benar indah itu (ndeso Mode On). Lampu gantung akhirnya jadi korban sasaran foto Ibu ini, juga beberapa tamu lain yang ternyata sama juga ndesonya heheh (indahhh banget aslinya)
Mau masuk sesi kedua, disela lunch…janjian interview pak Handy.
Waktu makan, kirain para Ibu-Ibu itu agak jaim srobot makanan…tapi ya ampuuunn sama aja. Macem singa kebon Binatang Surabaya, yang dilepas langsung girang liat daging segar. Dalam tempo sesingkat-singkatnya, langsung ludes..Hiks, gak sempat milih desert buah, dan es condol (mungkin). Akhirnya cuma (hahh..Cuma??) melahap Siomay, egg-meat roller, nasi langsa, dan apa gitu lupa..

Lanjut sesi kedua, lebih seru..karena hadirnya dua nara sumber wanita; Rieke “Oneng” Dyah Pitaloka dan Susi Pudjiastuti - CEO Susi Air. Bu Susi sosok wanita independent, pekerja keras, yang blak-blak an, American style, good English-Bahasa combination, jujur dan terkesan cuek abiss. Hebat dengan perusahaannya ini.

Sebelum acara berakhir, saya temui pak Handi khusus untuk interview program titik Nol saya. Dibantu Lilis - Radio Giga (thks ya..) pak handi bercerita banyak sesuai arahan saya. Pak Handi sosok humble, care person dan terus ingat saya. Meskipun dulu-dulunya saya sering kontak dia hanya sebagai narasumber on air byphone. Di akhir ngobrol, ternyata pak Handi memberikan kejutan, menyerahkan bukunya 7in1 strategy Toward Global Competitiveness untuk saya.. surprised for me. Meskipun akhirnya dengan jumawa saya berikan padanya untuk koleksi perpus kantor supaya lebih bermanfaat :)

Balik lagi ke forum…bla…bla..bla…
Acara tuntas, kembali bertemu pak Andy F Noya (lagi). Janji mau mampir ke ‘pabrik’ saya kalau ada kunjungan ke Surabaya lagi. Ohya, saya berikan dia little gift..souvenir ultah 25 tahun kantor kami tanggal 11 Juni lalu. Pokoknya ngobrol dengan pak Andy banyak becandanya, seru dah. Jadi ingat Fattu yang ngebet banget pengen ikut Forum ini, biar ketemu ANDY :)

Nunggu si Lilis beres, ehh ketemuan ma Oneng yang nunggu mobil jemputan. Berhubung dia bukan target program acara saya, akhirnya ya sekedar ngobrol saja (tanpa rekam). Akhirnya perbincangan kami mengarah ke Taman Bacaan gratisnya untuk anak-anak korban lumpur Lapindo, di kawasan pasar Porong, yg akhirnya ‘rusak’ oleh oknum tertentu. Ditengah kekecewaanya dia tetap optimis, untuk lanjut terus dengan cara lain. Salah satunya memindahkan ‘materi’ buku-bukunya ke kawasan taman bacaan di DOLLY, yang ternyata kemarin waktu kantor (divisi kami tepatnya) mengadakan program CSR, lokasi taman Bacaan di Dolly itu juga kami kunjungi. Lanjut dah cerita-cerita karena nyambung…bla…bla..bla…

Time out…
Yak, semua harus pamit..selesai..akhirnya pada pulang. Hehe meskipun kami harus kucing-kucingan dengan pak Andy Noya dan Oneng, yang sama-sama pulang. Rencana buat foto-foto Empire decoration batal, karena keburu sore…:) Hmpphhh…hari yang melelahkan. Tapi dapat banyak ilmu, pengalaman, dan kenalan. Thk buat mpok Novri dan Lilis Giga..

Friday, June 13, 2008

Berbagi itu indah

temans,
Ini kali kedua saya berada di 'pabrik' tempat saya bekerja, pas merayakan ulang tahunnya. Tahun lalu belum terlalu banyak terlibat karena masih baru banget, tapi kali ini ikut terlibat dalam beberapa program - program perayaan ultah yg ke 25 tahunnya.
Nah, ada kegiatan CSR alias Corporate social responsibility alias gampangnya baksos yang dilakukan. Beberapa lokasi atau orang yang dipilih adalah yang menginspirasi, baik dalam hal pekerjaannya atau pelestarian yang sudah dilakukan. Meskipun tidak berjumlah BUANYAK, tapi harapannya bantuan yang sedikit itu bisa membantu meringankan beban kebutuhan mereka. Selama dua hari berturut-turut ikut terus, jujur buat stamina drop, capek dan lemas. Apalagi masih ditambah jam on air yang benar-benar tidak bisa dikompromi... Hrrggghhh kepala mau pecah. Tapi berhubung ingat ini program AMAL, akhirnya hati adem dikit.

Nahh, sekarang mari kulik beberapa pose selama perjalanan. Ini hanya sedikit dari ratusan foto yang ada, hehehe bingung milihya. Yang ada, mas Totok fotografer divisi website 'pabrik' saya dan ANTON fotografer divisi majalah 'pabrik' saya, gak bisa protes memenuhi hasrat narsis tim on air ini :)


Hari pertama, agenda CSR ke tempat komunitas seni yang cross-gender. Ludruk Tobong di kawasan Wonokromo, yang langsung menjadi gambaran pikiran saya..KASIHAN. Tempatnya lembab, kumuh, dan kotor. Sementara di usia mereka yang sudah bukan muda lagi (baca:produktif) untuk mendapatkan pekerjaan, saya salut karena mereka mempertahankan darah seni yang mengalir. Tanpa memikirkan uang. Saya juga diundang mampir, nonton pertunjukkan mereka di malam minggu, yang katanya rame meskipun cuma 20 penonton (what?).


Kali ini penjaga 'dam' Jagir yang kadang bagi sebagian kita (warga SBY) tidak terpikirkan tugasnya, yang ternyata tiap 10menit sekali mengecek luapan ketinggian air. Demi tidak 'terendam'nya sebagian kota SBY...


Menuju rumah 'penjaga' Mangrove di daerah pinggiran Wonorejo sangat melelahkan. Dalam perjalanan terpikir "Ya ampuun, ini ada di peta Surabaya kah?" hehe, soalnya selama ini tahunya cuma pusat kota - mall - cafe - dan foodcourt saja. Sesudah berkeliling lokasi 'kerja'nya, Pak Sonny orang yang kami temui malah menjamu tim kami dengan hidangan top-favorit-saya... KEPITING. Sluurppp, I am the man who eat too much :)


Ini juga, membuat mata saya terbuka. Ternyata di Surabaya masih ada juga transportasi penyebrangan tradisional pakai gethek/perahu bambu. Cuma 500perak per sebrang. Berasa di danau manaaaaaa gitu, se-team kegirangan dapat kesempatan menyebrang PP alias bolak-balik.


Dan, bukan hanya polisi saja yang penting mengatur keruwetan lalu lintas. Kali ini supoltas di kawasan Ngagel yang dapat rejeki. Sosok yang tidak dapat gaji tetap, (maaf) cacat dan rela mengabdi iklas membantu tanpa mengeluh..

Ohya, tidak hanya ini saja..sebenarnya masih ada lagi. Program CSR berlanjut ke taman bacaan di kawasan DOLLY dan Liponsos tempat orang-orang gila. Tapi kang Anton, belum kasih foto2nya :(
Hmpphhh,, semakin sering ikut kegiatan macem beginian..membuat kita akan semakin bersyukurrrrrrrr banget banget banget dan banget. Banyak hal yang sudah kita abaikan, dan ternyata sudah menjadi banyak hal bernama K-E-B-E-R-U-N-T-U-N-G-A-N.

Saturday, May 17, 2008

Teman ala kentut

"Friends Forever"
"Friendship Never Ends"
"Friend always Friend"
"Friend ayo maen friend..!!"
"Pake saja kartu Friend, lebih murah tarifnya!"
(hkhkhk, 2 baris terakhir sudah mulai ngaco)
temans...
Entah, berapa puluh lagi ungkapan kekompakan yang ada dalam dunia pertemanan. Entah hanya sebagai simbolisasi, atau memang benar-benar wujud kesetiaan atas tema persahabatan yang ada, atau juga hanya keterpaksaan 'mendeklarasikan'-nya karena ada tendensi tertentu dibalik semua itu (weysss, beratt). Namanya pertemanan, bisa kok tergerus jaman, atau waktu. Malahan, jarak, pekerjaan, dan tempat tinggal yang berbeda pun juga mampu menggerus pertemanan itu. Tapi, pertemanan juga bisa tergerus hilang karena kesalahpahaman, perselisihan ataupun ketidak percayaan.

Anehnya, dalam pertemanan, kadang faktor kejujuran menjadi 2 sisi keping mata uang. Satu sisi ingin selalu mengucapkan kejujuran, meskipun memang kadang gak enak didengar 'teman' kita sendiri itu. Tapi di sisi yang lain, enggan rasanya jujur, karena alasan tidak ingin merusak tema pertemanan itu. Keberanian dan konsep pertemanan-lah yang akan mengajak proses jujur/tidak jujur itu bisa tumbuh. Ahh, paling-paling keberanian jujur itu 'muncrat' saat emosi sudah mendidih. Kejujuran waktu itu menjadi mata pisau yang sangat menyakitkan, dan menyayat tali persahabatan..Entah bisa putus atau malah bisa semakin rekat..

Trus..apa dong hubungannya teman dengan kentut?
Ya itu, teman saya suka kentut..Eh bukan ding..
Maksudnya, pertemanan itu mirip kentut. Kalau sudah muncul kentutnya (baca:kejujurannya) dalam suatu waktu yang moment-nya pas tidak kita inginkan....Huh, rasanya ingin sumpal saja 'output'-nya. Tapi, kadang kejujuran teman itu juga mirip kentut. Akan selalu kita rindukan (heiks), karena kalau gak bisa keluar dan gak bisa kentut, bakal dibawa ke RumahSakit dan bayar mahal...Sama seperti kejujuran to? kita tunggu kemunculannya, tapi kadang kita takut. Sama seperti kalau kita mau jujur ingin kentut, tapi lebih memilih menahan kentut itu...ah, bagaimana rasanya?

wah, teman-teman saya SD-SMP-SMA-Kuliah, tergerus dalam kategori apa ya?
Semoga bukan kategori kentut... (kok obrolannya jadi soal 'bau' semua yak)
BODO AH...

Saturday, May 10, 2008

da Enemy story

temans, bicara soal musuh...duh gak bakal ada habisnya.
Hari ini bisa jadi teman, besok bisa jadi lawan.
Hari ini rekan kerja, besok bisa jadi rival.
Hari ini bisa share cerita-cerita, besok sudah jadi penyebar gossip utama..
Banyak dahh.... persaingan-persaingan yang penting atau bahkan gak penting...
Hihihi, sambil mikir-mikir berapa banyak dan siapa saja musuh-musuh saya (semoga dikit jumlahnya).
Saya baca postingan seseorang di milis kantor kami..

Pelajaran hari ini : Jangan punya musuh di dunia. Karena siapa tahu;
Tiba-tiba, musuhmu menjadi bos barumu
Tiba-tiba, musuhmu menjadi teman 1 tim mu
Tiba-tiba, musuhmu menjadi kakak iparmu
Tiba-tiba, musuhmu menjadi anak buahmu yang menentukan kenaikan pangkatmu
Tiba-tiba, musuhmu menjadi keluarga barumu
Tiba-tiba, musuhmu menjadi orang yang ternyata menentukan langkah masa depanmu
Wahhh, lucu juga nih..soalnya ada benarnya juga yak...dan ternyata postingan itu mendapat respon dari temen-temen kantor juga...yang tentunya beragam;
Ada yang sok wise, hehe
Makasi mbak pelajaran tuk hari ini.....kr,
Punya musuh bikin hidup selalu tidak tenang
Punya musuh bikin rezeki menjauh
Punya musuh bikin hidup selalu dipenuhi dengan amarah
Punya musuh bikin cepat tua, karena memendam kebencian di hati
Ada yang puyeng;
Musuh itu baik atau buruk?
Ada yang optimis ;
Bagimana jika :
- Musuhmu akan membuatmu jadi lebih waspada.
- Musuhmu akan membuatmu jadi lebih inovatif
- Musuhmu akan membuatmu jadi lebih ulet untuk mengunggulinya.
- Musuhmu akan membuatmu jadi lebih memahami indahnya arti persahabatan.
Kalo gitu gimana?
Ada yang optimis+pesimis;
Kalo musuh dalam selimut sih baik menurutku bisa diajak kerjamasa, hehehe
Tapi kalo musuh di kantor yang sama ya buruklah,
kan susah dijadikan team work!

Hehehe, soal musuh, ya berhati-hatilah...Namanya juga musuh, tinggal kita pintar-pintar saja melatih radar kita, mengantisipasi keberadaan mereka. Good Luck yaah !!

Friday, May 9, 2008

Meet The THREE Master

Well, if there's a day called 'bad day' ..
uhmm i think this is 'that' day for me

The story begin....

More than 1 weeks ago, I've got information Mr Rhenald Kasali bakal datang ke Surabaya. Jadi bintang tamu acara talkshow di Hotel JW Marriott yang bakal di pandu Andy “Kick-ANDY” F. Noya. Well, it's a good time for me, to meet him (them actually). Okay, akhirnya tanpa sungkan seperti biasa saya hubungi pak Rhenald. Awesome, he's AGREE at all dengan semua permintaan khusus saya untuk menemuinya.
D-Day is coming...Jumat 9 Mei 2008. Bakal nemuin pak Rhenald di Marriott pkl 12.30 after break session, during the talk show I mean. Sesudah ribet gara2 ban bocor (yg bikin Argghhh untuk diceritakan) akhirnya kecapekan. Istirahat bentar maksud hati, BUT ternyata molor se-jam (duh Gusti, susahnya istirahat lamaan dikit). Akhirnya bangun jam 13.00. DAMN !! Am I late ? of course !!! Saya Sms pak Rhenald ternyata beliau baruuu aja break, syukurlah. Karena sekalian janjian dgn manager Marketing kantor saya di event launching Lee Cooper di Tunjungan Plaza3, akhirnya saya pilih meluncur ke KFC Basuki Rahmat buat parkir, daripada masuk parkiran TP3 yang lebih ribet.
Sesudah sampai di parkiran KFC gelael-Basuki rahmat, I called her..
“Mbak Dimana...aku udah masuk TP1 nih...rekamannya kamu bwa kan? aku ditunggu Rhenald nih..”
“Langsung aja ke Hall, barengan aja ke Marriott-nya, tapi rekaman apa??” kata manager marketing-ku tanpa dosa.
“Loh, yang dititipin Supervisor-ku, kan tadi katanya kamu bawa, sms kamu tadi....”
“Ehhhh, aku tu gak sms kamu. lagian alat rekam apa...gak tau...”
Wah-wah-wah...setelah saya cek, ternyata saya salah baca sms. Ternyata IC Recorder (nama alat perekam-sialan itu) dititipin ke teh Novri my Librarian. Hikssss, sudah macett (jam 12 siang jalan Basuki Rahmat SeLALU macet gila-gilaan), susah dapat posisi parkir yang PEWE. Ehh harus balik lagi ke kantor, wah..bisa ancur jadwal janjian dgn pak Rhenald..Lagian siapa saya, seenaknya ngolor-ngolor waktu buat ketemuan...hehe
AKHIRNYA telpon bantuan datang juga;
“Ya udah, aku anterin deh..tungguin ya..” :) terharu mendapatkan bantuan yang tak terduga.hehe, teh Novri janji anterin ke Marriott, sembari Saya meluncur lebih dulu buat nemuin pak Rhenald.
Sampai di Marriott, check tas, body sensor, akhirnya menuju ke Lounge, dan janjian di Resto lt 2 dekat lift, sesuai petunjuk sms pak Rhenald yang saya terima. Ehm, ketemu...after ice breaking with chat little something, I think he's the smart-humble-welcome-person...sambil mempersilahkan saya ikut makan, saya tolak dengan alasan klasik sudah makan (meskipun perut ini ingin berkata jujur spt kata AA GYM, karena sebenarnya lapar dan sedikit feel tasty liat appetizer yang dilahap pak Rhenald). Saya bilang, alat perekam masih on da way, karena low batt. Dag-dig-dug hati ini nungguin mbak Novri, 1 menit – 5 menit – 10 menit..duhh waktu terus berjalan, tapi teh Novri belum muncul juga. 25 menit – 30 menit..akhirnya sesudah 47 menit datang juga (rutin pantau jam hp..hihihih). Tergopoh-gopoh, teh Novri memberikan IC Recorder titipan itu...dan SIAUL !! saya gak paham pengoperasian alat ketjil-jahanam itu. Karena ketemu mas EDDY (thk for help) dari divisi portal web kantor saya, akhirnya minta bantuan dia. Dan ternyata “Wah, aku juga gak bisa Rhen...” Gubrak..!!
Sambil dia mengutak-atik plus bumbu bingung inside, saya semakin gelisah karena ternyata pak Rhenald harus segera ke bandara, langsung balik ke Jkt. “Rhen...gimana, saya tunggu loh..AYO “ kata pak Rhenald. Duh, saya semakin amburadul-gelisah-degdegserr-keringat dingin karena IC Recordernya low batt. It means, I have to go to find someone who help me, dengan tema “Bisakah membelikan baterai buat saya?? please” (*Wajah memelas;mode ON
Ternyata teh Novri lagi-lagi jadi my Saviour..(again) menawarkan mencari bantuan, dan akhirnya dapat sepasang baterai A3 seharga 25ribu. Gila, padahal diluaran cuma 8000. (Upss lupa, ya iyalah...di HOTEL, jadi Nothing cheaper dong) Akhirnya mas EDDY bisa menyalakan, dan siap tinggal pencet start RECord.
wasss-wess-wosss-wasss...pak Rhenald dengan kepandaiannya memberikan tipsnya seperti yang saya pandu...after photo session (of course I'm doing well, hehe. sesuatu yg dulu jarang saya lakukan, meskipun ketemu artis2 hiburan ibu kota,hehe bhs baliho banget yak).
Dengan senang hati-gembira ria, nyamperin mas Eddy lagi di lobby lt 2. Nyalain my lovely EEE Asus, ngecek hasil rekaman..”Loh-loh-loh, mana ya...ehmm, Loh, tapi...” Hampir setengah jam utak-atik EEE-ASUS ternyata SAUDARA-SAUDARA, FILE SAYA TIDAK ADA. NOT FOUND...YAk...selamat dan sukses dah...BADAN saya langsung lemas-lunglai. Sumpah, saya sudah capek-ribet dan pastinya MALU. Bagaimana bisa tdk kerekam, ternyata meskipun recording timer berjalan, tapi malah ngrekam radio dgn bunyi “Zzzzzzzzz...zzzz..zzz”
ANCURRR hidupku...Ancurr !!!
Mana mungkin bisa janjian dg pak Rhenald lagi. Lagian belum tahu kapan jadwal dia mampir ke Sby lagi...why me Lord..how could this happen to me (* singing mode ON

Setelah di 'semangati' lagi sama teh Novri. Akhirnya ganti sasaran, ternyata 'Bapak' saya pak Andrie Wongso juga ada di acara ini. Thks GOD you save me...saya cari dia. Menjelaskan program acara saya TITIK NOL., dan bapak selalu paham (dengan cepat tentunya). Mau rekam, Biatch !!! Recordernya MATI. (Tuhan, datang lagi kah cobaan-MU), ngeles dikit ke pak Andrie untuk mengulur waktunya nunggu saya, saya minta bantuan berlari lagi ke Lobby menuju mas EDDY. Sesudah ON saya balik lari lagi ke venue .Tapi karena pak Andrie sangat terburu-buru, dia janji mau kirim CD spesial sesuai permintaan saya. hehe pak Andrie bilang, "susah saya nolak kamu yang selalu gigih". Saya nyengir kuda dikit...Karena beliau ada acara lagi, asistennya mengajak janjian ketemu di MARRIOTT lagi jam 21.00 buat ngobrol-ngobrol sama pak Andrie Wongso. Yahh, harus saya reject karena jadwal On air saya jam 22.00 ..hikssss
Hmpph, teh Novri masi sempat ngingetin saya (selalu deh rasanya) untuk bisa ketemuan ANDY F NOYA. Ternyata pas banget dia nenteng koper, mau pamitan pak Andrie Wongso. Akhirnya tidak saya sia-siakan ketemu dengan pemandu talk show bermutu ini (catet ya, banyak talk show murahan di Indonesia yang harus ber guru di acara KICK ANDY, soal mutu tentunya). Sambil mengundang pak Andy untuk suatu hari nanti mampir ke tempat saya bekerja, dia antusias..barter no hp...dan akhirnya pamitan, berpisah krn dia juga terburu-buru dengan jadwal flight-nya.

Ehmm, akhirnya tuntas juga pertemuan dengan the Three Musketeer/Master itu, semuanya serba singkat, tapi sangat berkesan dan MEMBUAT SAYA HARUS PAHAM karena menjadi PROSES PEMBELAJARAN...yang salah tentunya tidak boleh terulang lagi...
the End...


thks to
teh Novri as the Saviour
mas Eddy as the Help Solver

Friday, March 21, 2008

Media Visit - Tanjung Perak

Selasa kemarin 18 Maret, saya dan kawan-kawan SS Media grup melakukan kunjungan profesional kepelabuhanan Tanjung Perak, ke Pelindo III dan TPS tepatnya. 13 orang rombongan buruh pabrik ini diantaranya, dari Radio SS (YOYONG, IMAN, ISA, NUKE, EKA, LAGA, RENDRA, EKO, ROMMY), Radio Giga (ERIN, DEVY), suarasurabaya.net (IPING), dan Mossaik Media Commucation (MANDA).



Sesudah dijamu Pelindo dengan hidangan super duper lezatnya (hehehe teh Manda sampai puasssss cocok menunya), kita lanjut foto mau naik kapal PANAMA. Eiks..lanjut ke TPS dulu ding..lihat peti kemas berjejer2, trus dapat souvenir ala kadarnya. Sesudah 'dipaksa' pakai rompi dan helm orange akhirnya lanjut ke Pelabuhan Jamrud Utara, pantau bongkar muat dari tower, dan langsung ke dermaga TPS melihat operasional container crane. Wah sudah deh, runut dan lengkap ceritanya disini ...


Hehe buat saya, ini kali pertama sampai ke tempat kaya gini. Dan sekali seumur hidup, naik diatas ketinggian 90 meter diatas laut. Waktu dapat tantangan "berani naik tower crane?" Wah, gak saya sia-siakan dengan jawab IYA. I'm not scared, but 'lil 'bit nervous I think so. Sampai diatas, yaahhh..gak takut tuh, malah lari-larian sama mbak Iping hehe. Lihat bawah, atau luasnya laut lepas, ya ampun..sungguh kecil manusia ini. Tidak ada apa-apanya dibanding ciptaan-NYA yang Maha hebat. Trus juga sempat masuk operating room controlnya, hehehe ternyata ada mic-nya juga. Agak gemetar kali ini, soalnya lantai terbuat dari kaca dan tembus pandang ke bawah 90 meter. Deg-degan, sok berasa mau pecah nginjek kaca.
Beda sama teman saya Wepe, yang baru keluar lift naik malah gregotan kakinya gemeteran, mau pipis - eek - gak kuat jalan. Padahal baru keluar dari lift, gak berani jalan dan minta turun lagi. Gitu ajah minta pertama naiknya, eee sampai diatas nyerah..keder duluan. Weeiks

Mulai pagi jam 10.00 sampai sore jam 17.30, wuih capeknya gak main. Pulang, saya, Laga, Wepe, teh Manda, Bu Nuke dan Mr Yoyong Bur pulang semobil, mirip formasi kaya berangkatnya. Hahaha, dalam perjalan pulang, si BOSS kami 'babat' habis soal minta traktiran. Yaaaaaahhhhh dari Perak sampai balik halaman kantor, gak ditraktir blass. Yeee, pelit. Padahal se-mobil sudah kroncongan, gara - gara perut cuma diisi sajian di TPS yang bungkusnya dapat predikat label 'penuh salah duga' dari teh Manda. Hiks...

Saturday, February 23, 2008

Diperbudak Nafsu

Pertanyaannya gampang, tapi jawabnya gamang + susah
Seberapa besar mampu mengendalikan nafsu?

Teman saya, (lagi-lagi, no name, takut digebukin) yang beratahan di pekerjaannya sekarang, bukan karena betah dan krasan dengan pekerjaannya. Bukan juga gembira ria dengan gajinya, BUKAN. Apalagi karena cinta lingkungan kerja nya, juga bukan (kata dia sih...Cuih) Meski saya juga belum tahu juga kebenarannya, yang memang masih terus patut dipertanyakan..



Ceritanya, 'nafsu' untuk mendapatkan kamera Canon S5 1S ini terlalu besar. Maksudnya, sebenarnya Teman saya ini sangat ingin mundur (katanyaaa seeeeehh) dari pekerjaannya sekarang. Tapi ingin mengumpulkan uang dulu yang cukup untuk segera beli Kamera ini....Katanya, impian Kawan saya ini memang bisa jadi tukang jeprat-jepret. Mungkin melanjutkan impian dan cita-citanya jadi tukang foto KTP di Balai Desa..

Jadi pertanyaannya, apakah kita masih mau
'melacurkan' diri sendiri, untuk memuaskan nafsu (baca:keinginan) kita agar terpenuhi ? Dan apakah Canon S5 1S itu cuma alibinya untuk bertahan, karena sebenarnya masih kerasan di tempat kerjanya? Hhmmmpphh, I don't know.... :)

Minta Uang


"Ma, isikan pulsaku ya ...sekalian pinjamin aku uang ya, bulan depan aku balikin" 
Teman saya, curhat kekurangan uang dan ternyata
MASIH netek ke ortunya, hehehe

Di jaman yang semakin susah dan serba pas-pasan, terhimpit, penuh keluh kesah, penat dan bikin pusying ini..Kebutuhan uang memang tiada habisnya, dan cepat sekali menguap. Mungkin kalau kebutuhan anak sekolahan + kuliahan, pasti soal buku-SPP atau juga tipu2 dikit uang fotokopian dsb. Semua akumulasi nya akan langsung diserahterimakan ke pada pihak yang berwenang alias ORTU. Selanjutnya, Orang Tua sebagai Mahkamah Deputi atau bahkan Gubernur tertinggi masalah keuangan akan meneliti, menelaah, dan memberikan keputusan akhir.

Semua rasanya masih berjalan normal (kecuali istilah2 berlebihan itu, hehe) as long as masih duduk di bangku sekolahan/kuliahan. Tapi perubahan pola itu akan menjadi sangat dilematis, kalau dihadapkan kenyataan, SUDAH BEKERJA tapi masih minta uang.
Etis atau tidak, masih dalam pergunjingan, yang direncanakan masuk delik Kasus Liputan 6 (halah). Beragam alasan pun muncul;
- Karena selama menjabat predikat 'anak', hak menerima sokongan WANG, masih diperbolehkan
- Menerima uang dari ortu dianjurkan, kalau pas kepepet. Daripada ngutang atau minjam di rentenir dan teman yang pelit + tukang ungkit kredit
- Atau malah ORTU yang 'maksa' terus ngirimin uang, khawatir anaknya miskin sesaat karena kekurangan dana

Wahhh, beragam dah...
Saya kadang mikir, santun atau tidak, etis atau tidak, dan layak atau tidak, kalo sebagai sosok yang sudah bekerja tapi tetap menengadah, mengulurkan tangan, MEMINTA.
Karena secara pribadi, bagi saya, ENGGAK.
Jujur sampai sekarang saya TIDAK berani menerima, tapi juga belum berani secara tegas MENOLAK selamanya. Takut kalo suatu hari nanti benar2 butuh dan kepepet pet pet sangat, dan tidak ada pilihan lain kecuali PINJAM orang tua. Meski kadang juga tidak bisa menegaskan kontasi PINJAM dalam artian sebenarnya, atau PINJAM dan dikembalikan kapan-kapan. 3 tahun terakhir ini, saya benar-benar tidak ingin menerima kiriman dari orang tua. Karena saya juga belum butuh sangat dan ingin DILIHAT MANDIRI tanpa sokongan mereka.. Meski akdang kalo pas saldo NOL gedhe, hati kebat-kebit, antara TELPON atau tidak ya, Ngomong ato nggak ya...

Ahhh,,saya harus terus 'sok' Mandiri 
Gak ingin kecewa melihat mereka, meski jujur kadang masih terseok dalam kubangan bernama
KEMISKINAN.  Mama, doakan saya....

Thursday, January 24, 2008

Hellowen, Mimpi, dan Teman

Kalo akhir Januari ini yang masih ABG-seumuran kite 'dihajar' kedatangan My Chemical Romance, Nahhh yang agak 'tuaan' dikit hehehe bakal gembira ria karena bakal kedatangan Halloween. Sekalian dalam rangkaian tour album terbaru GAMBLING WITH THE DEVIL, yang dirilis 31 Oktober 2007 lalu. Pokokna para rocker tua kita akan sangat gembira, bisa nostalgia dengan band yang mengusung aliran 'Symphonic Rock Metal' ini. Kalo inget sebelumnya sukses menggelar konsernya di tiga kota Indonesia 2004 lalu, kali ini mereka didatangkan SOLUCITE (promotor yang belakangan ini sering datengin band-band metal dunia)

Konser di Tennis Indoor Senayan Jakarta, Jumat 22 Februari 2008, mulai jam 19.00 WIB. Tiket Tribun 175.rb dan Festival 200rb. Dapet bocoran personil yang bakal datang ke Indonesia, Andi Deris (vokal), Michael Weikath (gitar), Sascha Gerstner (gitar), Markus Grosskopf (bas), dan Stefan Schwarzmann (dram).
Okelah saya gak bahas banyak soal kepiawaian mereka bermusik, ntar malah dipisuh - pisuhin ahlinya Hellowen, hehehe.
TAPI, yang mau saya perjelas dan pertegas.. mungkin satu diantara ribuan fans berat Hellowen, kang jukie inilah yang bakal paling mpot-mpotan seneng + girang = alang kepalang. Soalnya band-nya bakal ditanggep buat diadu buat Opening act-nya nanti. Lolos audisi se Jawa Timur, Wah, salut dah...dibelain cuti kantor dan siaran buat goes internasional. Hehehe, nanti kan dilihat juga sama crew-nya Hellowen, jadi siapa tahu nanti kalo butuh2 additional player sapa tau rejeki nyampe ke Arch Angel (band-nya kang Juki). Saya doakan, lolos di audisi nanti.

Ahh...soal mimpi
Saat kita kecil kita punya banyak mimpi.
Saat remaja kita kejar sekuat tenaga, mimpi itu.
Saat dewasa, kita lupakan mimpi itu karena berpikir takkan sampai, karna hanya mimpi
Saat tua, kita sesali kenapa mimpi itu tidak kita gapai dan terwujud.
Hmmmphhh...tantangan itu kembali menggelora di benak saya
Mimpi saya masih banyak, Saya tidak mau sesali di usia tua nanti, kenapa tidak mengejar mimpi itu. Melihat tulisan postingan ini, Saya kembali akan bersemangat mengejar mimpi itu...Seperti kang Juki yang mengejar impiannya, dengan berangkat mengejar Helloween-nya...

Berani ??

Friday, January 18, 2008

Nominasi Artees Lokal


"Mas doain aku cepet lulus yah, pengen segera keluar dari jember dan mengejar impian (jadi artis) hehe. Selasa aku ujian final" 
Percakapan telpon, waktu kemarin tiba-tiba (tumben inget) telp aku siang bolong :)
Bicara soal cewek manis satu ini, gak jauh-jauh dari kategori nominasi artis lokal terpopuler pilihan pendengar dan penonton. Hehehe, Soalnya kalo
temans main ke Jember, coba tanyakan artis lokal paling naik daun (kaya ulet ya?) Favorite Female pasti Sinta ini. Band top 40-an paling nge-hype? Lollypop-nya Sinta ini. Penyiar dan presenter TV lokal yang paling sering muncul? ya Sinta ini jawabnya. Jadi...,
Segera dapatkan SINTA di toko-toko terdekat hehehehe
Di belakang kesuksesan Adik Saya ini, dalam proses pencarian bakat dan menggosok aura bintangnya, sejak awal (gak sombong) Sayalah yang menjadi Dalang-nya. Hehe.
Berawal dari saya proses jadi penyiar pelajar, sampai dapat jam-jam prime time di Radio lama saya, dan partner MC saya di event2 gedhe waktu itu. Sampai sekarang jadi makin populer, meski sudah bantuan Saya lagi dalam proses pencarian bakatnya. Nah, sekarang makin populer karena kejar tayang di acara musik meski masih standar TV lokal.
I believe, that someday she can play her 'magic' in the entertainment world. Tinggal tunggu moment tepatnya saja. Kalo kata Mama-nya Ajeng MamaMIA, "Dia seperti mutiara hitam yang tinggal nunggu waktu digosok saja" Halah..sampai bosen dengar dia ngomong gitu

Btw, foto2 diatas kemarin dikirim abis kami ngobrol via tlp. Kirim MMS katanya lagi prepare make-up buat syuting lagi - syuting lagi, hehe. Buat yang laki..hehe no coment, gak penting deh. Ups, ga juga kok, di teman Saya juga, tapi kali ini bukan main topic yang saya bahas, lain kali saja hehe.