Friday, September 8, 2006

Metrosexual Vs. Ubersexual ..


Guys...
there's question for u (men only) Are U a Metrosexual ??!
Masih takut untuk menjawab ? Ato malah ragu ? ato bingung ?
You know-lah, beberapa saat yang lampauuuuuuuuuu...Metrosexual jadi perdebatan yang tiba2 hangat buat diperbincangkan.
Sah ato tidak, Homo ato bukan, Straight ato biseks, Pantes ato gak...dsb. Pokoknya banyak dah yang memperbincangkannya.
Jujur nih...Meski terkesan kewanita-wanitaan, pria meteroseksual bukanlah pria homoseksual. Mereka adalah para pria sejati yang memiliki keluarga yang bahagia. Tau dong, Farhan, Ferdy Hasan, Ferry Salim, dsb..they are NOT GAY. Kalau mungkin boleh dibilang mereka sebenarnya adalah para pria "narsistik", yang mengagumi dirinya sendiri. Mereka pun akan sangat tersanjung jika lingkungan sosialnya membicarakan hal-hal yang baik tentang dirinya.
TAPI..kali ini Metrosexual (yang mungkin sangat peduli dg Outlook -nya) punya saingan baru, yang disebut Ubersexual. Muncul semacam kesadaran di kalangan pria bahwa ukuran penilaian tak hanya melulu soal penampilan fisik. Dan kesadaran ini adalah sebuah kesadaran kolektif, sehingga menjadi sebuah tren baru dalam kehidupan kaum Adam.
Gaya pria seperti ini dianggap akan menjadi tren baru setelah era metroseksual yang mendominasi gaya pria beberapa tahun terakhir. Uberseksual adalah nama yang diberikan untuk tren baru ini. Uber diambil dari kosa kata jerman yang beracti "di atas" atau "superior". Sedangkan sexus berarti "gender".
Pria uberseksual adalah pria yang menggunakan aspek positif maskulinitas, seperti kepercayaan diri, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap orang lain dalam kehidupannya. Pria uberseksual sangat peduli pada nilai dan prinsip hidup. Pria jenis ini lebih memilih untuk memperkaya ilmu dan wawasannya di sela-sela waktu kosong yang ia miliki. Meski baru mulai dikenal pada awal tahun ini, diyakini tren ini akan segera menggantikan metroseksual.
Munculnya tren ini tentunya memberi dampak yang tidak kecil di beberapa aspek kehidupan.Dampak yang paling jelas adalah semakin ketatnya persaingan di bidang pemasaran produk pria yang kehilangan sebagian market-nya.
Perbedaan UBERSEKSUAL dan METROSEKSUAL
Gairah
-Uberseksual lebih bergairah pada masalah bisnis, politik dan dunia
-Metroseksual lebih bergairah pada masalah diri sendiri serta penamplan dan gaya rambut mereka.
Gender
-Uberseksual sangat menghormati wanita, tapi memilih pria sebagai sahabat terbaiknya.
-Metroseksual selalu ingin didekati wanita dan berada di antara mereka.
Sumber inspirasi
-Uberseksual mengikuti pengalaman dan sebab musabab serta alasan-alasan.
-Metroseksual terinspirasi oleh berbagai produk dan penampilan model-model terkenal.
Prioritas
-Uberseksual sangat peduli pada masalah di lingkungan sekitarnya.
-Metroseksual peduli pada masalah berapa kalori yang diserapnya setiap hari.
Tingkat emosi
-Uberseksual secara emosional selalu terbuka dan tersedia.
-Metroseksual secara emosi kosong.
Uang
-Uberseksual menginvestasikan uangnya untuk strategi bisnis selanjutnya.
-Metroseksual menginvestasikan uang untuk perawatan kulitnya.
Obsesi
-Uberseksual terobsesi pada kualitas dan integritas.
-Metroseksual terobesesi pada masalah dandanannya.
Hahahahahaaaa....hayoo..lebih kemana 'arah' kamu ?
Contoh gampangnya nih, Beckham pesebakbola Inggris itu, telah menjadi ikon metroseksual dunia. Beckham digemari tak hanya karena umpan-umpan akuratnya di lapangan, tapi juga karena gaya rambut, pakaian yang dikenakan, parfum yang membaui tubuhnya, hingga mobil yang dipakainya kemana-mana. Inilah yang membuat dia digilai oleh sebagian besar wanita di dunia.
Lain Beckham, lain pula Paul Hewson. Vokalis grup musik U2 yang lebih dikenal dengan nama Bono ini boleh dikatakan telah menjadi ikon pria uberseksual. Bono menghabiskan waktunya untuk kegiatan memerangi kemiskinan dan kelaparan di Afrika. Aktivitas yang membuatnya sering masuk nominasi penerima Nobel Perdamaian. Meski memiliki jadwal tur yang padat bersama U2, Bono tak lupa mengampanyekan perdamaian dunia. Ia juga menjadi salah seorang yagn berada di balik gerakan penghapusan utang negara-negara miskin.
Seperti Beckham, Bono pun melakukannya sebagai upaya untuk mendapatkan pengakuan atas eksistensi diri. Keduanya juga menjadi contoh bagi pria di dunia. Dan sekali lagi pertanyaan itu datang menggelitik, pilih mana: Beckham atau Bono? Menjadi pria metroseksual atau uberseksual? pilhannya ditangan Kamu..
tapi, intrupsi yah....jadi metreosexual boleh2 aja. Asaaaaaaaaallll, jangan nyaingin abis2an jadwal nyalon cewek kamu...ato kalo malah nggak bisa2 ditanyain,
ARE U ShemALE ??!! hwahahahaha
Weeeeeeeeeeeeks

No comments:

Post a Comment